Apa yang kita lihat dengan Handloupe

"Apa yang kita lihat dengan Handloupe?" A. Menilai permukaan Ketika mulai mempelajari permukaan dari sebuah Batumulia, maka hal ini bersangkutan dengan kualitas pemotongan atau pemolesannya. Seperti yang kita lihat di permukaan, apakah mulus dan terlihat mengkilap?, ini adalah tanda sempurnanya sebuah pemotongan/pemolesan. Kita mungkin melihat adanya lubang kecil (pit) dan goresan (scratch). Jika hanya minim … Continue reading Apa yang kita lihat dengan Handloupe

Treatment Polymer di Turquoise

Turquoise memang biasanya lahir dengan 'rapuh' dalam bentuk 'nugget' dengan pori-pori yang besar dan dengan tingkat kilau (lustre) di permukaan yang rendah. Untuk meningkatkan kestabilan, kekuatan (toughness) dan tingkat kemilau (lustre), maka treatment polymer impregnation biasa dilakukan. Sekitar 95% Turquoise yang beredar di dunia sudah melalui treatment ini sehingga bersifat common (lumrah) dan memang dilakukan … Continue reading Treatment Polymer di Turquoise

Bulu Macan Surabaya (Natural Basaltic Glass)

Basaltic Glass yang memiliki properti di refraktif indeks 1.55 +/- dengan berat jenis 2.60+/- dan kekerasan di 5.5 mohs scale ternyata tidak hanya terdapat di daerah Lumajang. Kota yang yang dikenal dengan sebutan kota pahlawan yaitu Surabaya ternyata juga memiliki konsentrasi deposit Basaltic Glass dan mereka memberikannya julukan "Bulu Macan Surabaya" yang disingkat menjadi BMS. … Continue reading Bulu Macan Surabaya (Natural Basaltic Glass)

Obsidian

Obsidian adalah batuan beku yang terbentuk ketika material batuan yang mencair lalu mendingin dengan sangat cepat, sehingga atom tidak dapat mengaturnya untuk menjadi kristal yang berstruktur. Ini adalah bahan yang amorf (tidak memiliki struktur kristal) dan dikenal dengan sebutan 'Mineraloid". Hasilnya adalah kaca vulkanik  bertekstur halus yang berseragam  dengan karakter pemecahan fraktur conchoidal. Obsidian dapat … Continue reading Obsidian

Sintetik Opal (Synthetic Opal)

Sintetik adalah sebuah ciptaan manusia dengan proses yang terkendali, sehingga dapat memiliki komposisi kimia, dan propertis yang sama dengan aslinya (natural). Sintetik Opal pertama kali ditemukan oleh Pierre Gilson, Sr di Perancis pada tahun 1974 dan sekarang sudah cukup banyak perusahaan-perusahaan seperti Chatam, Kyocera/Inamori, bahkan ada perusahaan dari Rusia yang sudah mampu menciptakannya. Proses ini … Continue reading Sintetik Opal (Synthetic Opal)

TEKA TEKI BATU ‘BULU MACAN’ dan ‘BULU MONYET’

Beberapa tahun yang lalu, pasar batu mulia Indonesia cukup dikagetkan dengan adanya penemuan sebuah batu permata yang terlihat cukup unik dan memiliki fenomena berupa inklusi di permukaannya yang terlihat ‘bergerak-gerak’ ketika adanya sorotan cahaya. Opini pun berkembang luas tentang jenis batu tersebut yang sebenarnya. Ada dua warna, pertama berwarna hitam dengan kilatan emas keabu-abuan dan … Continue reading TEKA TEKI BATU ‘BULU MACAN’ dan ‘BULU MONYET’

GLASS (MANMADE)-KACA BUATAN MANUSIA

"Minimnya ilmu adalah peluang bagi penipuan" Kaca (glass) telah menjadi yang paling populer dan paling umum digunakan untuk menjadi tiruan (imitasi) dari banyak permata. Ia Memiliki kemampuan untuk meniru di hampir seluruh karakter permata alami, mulai dari transparan sampai tidak transparan, dan memiliki seluruh warna. Berlian, Rubi, Safir, Zamrud, Chalcedony, Chrysocolla, dan lainnya hanya beberapa … Continue reading GLASS (MANMADE)-KACA BUATAN MANUSIA

Apakah Treatment hanya untuk Natural?

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa treatment bisa dilakukan di hampir seluruh batu permata natural. Treatment biasanya  dikhususkan pada batu permata yang berkualitas rendah untuk mengimprovisasi tampilan (warna dan kejernihan) dan meningkatkan daya tahan (durability) permata tersebut. Saat ini  treatment juga dapat dilakukan agar batuan tertentu menjadi imitasi dari batuan lainnya, contohnya treatment "Dyed" pada … Continue reading Apakah Treatment hanya untuk Natural?