sunset-3043311_960_720Sebuah Sapphire yang disebut dengan ‘Padparadscha’ adalah salah satu varian dari spesies Korundum yang langka sehingga jenis ini termasuk yang banyak diminati oleh para pecinta batu mulia. Bisa dikatakan jenis ini mampu berada di level yang sama dengan Blue Sapphire maupun Ruby, tentu hal ini juga tergantung oleh kualitasnya. Warnanya cukup sulit untuk digambarkan, namun banyak yang menyimpulkan bahwa warna Padparadscha bisa disamakan dengan warna salmon atau Sunset (matahari terbenam). Tapi yang pasti bahwa arti sebenarnya dari Padparadscha adalah Lotus Flower dalam bahasa Singhalis, bahasa yang digunakan oleh negara Srilanka.

WARNA
Warna ‘Padparadscha’ bervariasi dari warna bunga teratai yang lebih pink daripada orange, hingga warna matahari terbenam yang lebih orange dari pink. Bagaimana Anda mendefinisikan warna bunga teratai atau warna matahari terbenam? Tidak ada definisi dalam hal berapa banyak masing-masing  warna akan campuran dari ‘Padparadscha’ yang mempesona ini. Kami pikir ini adalah keganjilan yang membuat ‘Padparadscha’ lebih romantis dan menarik, dan itu diserahkan kepada si pembawa untuk memutuskan warna apa yang paling menarik perhatiannya.

ORIGIN (ASAL-MUASAL)
‘Padparadscha’ juga dianggap langka karena lokasinya yang terbatas. Mereka umumnya berasal dari Sri Langka tetapi juga ditemukan di Madagaskar dan Tanzania, dan yang terbaik diyakini berasal dari Sri Lanka. Batu-batu yang berasal dari Madagaskar biasanya ditemukan berwarna lebih pink daripada orange.

TREATMENT
‘Padparadscha’ yang tanpa perlakuan treatment sangatlah langka, namun karena sangat diminati oleh market sehingga membuat banyak ahli berfikir lagi untuk melakukan, bahkan untuk menemukan metode-metode treatment terbaru. Padparadscha Sapphhire yang berasal dari Madagaskar kadang kala dipanaskan lagi (heat treatment) untuk mengintensifkan warna pink mereka. Diberi perlakuan heat treatment pada suhu yang sangat rendah (Madagaskar), di mana ‘Padparadscha’ dari Sri Langka akan diberi perlakuan panas pada suhu panas yang lebih tinggi ketika dipanaskan dan sekitar awal tahun 2000an manusia telah menemukan metode heat treatment dengan unsur beryllium, dimana keterbukaan pengungkapan yang tepat adalah penting dalam fungsi perdagangan permata dan perhiasan dunia. Hal ini terlihat jelas di antara gemologist dan para treater (ahli treatment) Thailand yang terjadi di tahun 2001-2005. Mereka (treater) mulai menggunakan sebuah treatment yang mampu merubah sebuah pink Sapphire muda yang berasal dari negara Madagaskar menjadi sebuah Sapphire yang berwarna ‘Padparadscha.’ Akhirnya treatment ini tersebar di pasaran dengan bukti-bukti karakteristik yang masih belum bisa disamakan dengan suatu treatment pemanasan (heated) yang sudah tercatat sebelumnya.

Setelah tersebar, para trader (pelaku jual-beli) dan pakar pun mulai memperhatikan bahwa adanya karakteristik yang tidak biasanya di batu permata tersebut. American Gem Trade association (AGTA) mengeluarkan peringatan untuk para trader akan adanya sebuah treatment baru. Akhirnya, AGTA dan GIA (Gemological Institute of America) berkerja sama dan menemukan bukti bahwa treatment ini adalah treatment pemanasan yang menggunakan unsur Berylium dan pemanasan dengan suhu tinggi. Kontroversi pun terjadi, karena treatment ini masih baru ditemukan sehingga para trader masih enggan untuk memperdagangkannya sehingga harga pasarannya boleh dikatakan tidak stabil pada masa itu.

Dengan berjalannya waktu, para treater dengan harapan dapat meningkatkan status treatment berylium yang mereka ciptakan, akhirnya mereka mulai terbuka dan melakukan konfrensi pers yang di dukung oleh Chantabury Gem and Jewellery Association, dengan menyatakan bahwa dalam memasarkan berylium treatment ini, mereka akan melakukannya dengan cara yang dipisahkan dengan heat treatment biasanya. Akhirnya, pada saat ini treatment Berylium sudah diterima dan diminati oleh Dunia. Tingkat kestabilan treatmentnya juga “very strong”, tampilannya yang indah, dan juga makin menipisnya deposit sehingga status treatment berylium ini akan mampu mendekati treatment-treatment yang sudah tercatat sebelumnya.

PSEUDO PADPARADSCHA
Terlihat jelas berwarna Padparadscha tapi tidak boleh disebut Padparadscha. Warna orange yang dihasilkan karena adanya trace elements, bukan warna yang dihasilkan oleh coloring agent sebenarnya. Secara umum warna terjadi dikarenakan adanya penyerapan panjang gelombang cahaya dari trace elements pada suatu benda baru kemudian memantulkan panjang gelombang yang dapat terserap benda tersebut sehingga menghasilkan suatu warna tertentu.

Begitu juga warna yang kita lihat pada batu permata. Sedangkan yang kami dapati pada pembahasan ini adalah adanya distorsi warna yang disebabkan inklusi yang ditunjang dengan cutting batu permata tersebut. Facet pada cutting suatu batu permata juga berperan besar dalam memantulkan gelombang cahaya ke penglihatan kita. ‘Pseudo Padparadscha’ bisa terjadi dikarenakan dari lahirnya sudah mengandung trace elements (iron stain) itu sendiri (alami), tapi sekarang juga sudah bisa dilakukan oleh sebuah metode (treatment) yang diciptakan manusia.

Mengenai Pseudo Padparadscha bisa anda baca lebih jelas lagi dengan mengklik tulisan ini.

PENUTUPAN
Sebuah varian dari spesies Korundum yang memiliki komposisi warna orangy-pink atau pinkish-orange disebut atau diberi julukan sebagai Padparadscha Sapphire ini bersifat langka, bahkan yang tanpa treatment bersifat lebih langka lagi. Mendeskripsikan warnanya juga menjadi tantangan bagi market sehingga menjadi perdebatan tersendiri bagi para ahli. Dikarenakan kelangkaan, keunikan, dan keindahannya, maka Padparadscha Sapphire menjadi salah satu jenis yang sangat diminati dan memang menakjubkan. Keindahannya yang tidak dapat disangkal lagi dan harus dimiliki ketika ditemukan.

Terima kasih
Jesse Taslim

Refrences: Richard W Hughes & Adam Harits

SaveSave

SaveSave

SaveSaveSaveSave

SaveSave

Advertisements

8 thoughts on “PADPARADSCHA

  1. Saya masih sangat awam tentang “perlakuan” terhadap batu, terutama pada safir dan ruby.

    Dari pengalaman dan pengamatan bapak, Safir/Ruby yang tingkat kejernihannya biasa saja dgn berat dibawah 1 carat seharga kurang dr 500rb. Adakah indikasi tipuan pedangang mengatakan itu natural untreatement?

    Oh ya, saya hanya minta pendapat bapak, ruby/safir dengan kejernian SI1-SI2 berapa harga yang pantas percaratnya.

    Terima kasih tulisan bapak banyak memberi pengetahuan tentang batu mulia.. 🙂

    1. Mohon maaf pak, mengenai harga sepertinya bukan wilayah saya. Sejak berkerja di lab, saya berhenti berdagang. Langkah yang terbaik untuk mengikuti harga adalah mengenal terlebih dahulu batunya, lalu treatmentnya, dan sering seringlah main ke pasar batu yang terdekat, dengan seringnya anda disana sambil melihat dan mendengar, tentu anda akan lebih mengenal dan mengetahuinya.

      terima kasih

  2. Sangat menarik membaca artikel tentang “Padparadscha” yg Om Jesse tulis.. Dari artikel tsb saya bisa mengambil pengetahuan yg selama ini saya kurang paham bahwa Saphire Padparadscha adalah ; – Padparadscha adalah Saphire bukan jenis warna.. – Paparadscha mempunyai warna Pinkish Orange atau Orangish Pink ( lebih banyak warna pink dengan warna oranye) atau serupa dgn warna daging ikan salmon,bunga Lotus atau warna Sunset.. -Padparadscha haruslah berasal dari Srilanka.. Karena nama Paparadscha sendiri berasal dari bahasa setempat..walaupun di negara lain ada Saphire mempunyai warna yg serupa dgn padparadscha dari Srilanka.. -Padparadscha haruslah natural..dan tidak melalui treatment apapun jenisnya.. Mohon maaf dan bimbingannya apabila saya salah mengambil kesimpulan tentang “Padparadscha”.. Saya tunggu Artikel menarik yg lainnya Om Jesse..Bisa menjadi pencerahan bagi saya mengenal jenis dan karakter batu yg ada di pasaran..Trim’s

    1. Selamat pagi pak, boleh boleh saja jika ada lab yang memberikan padparadscha untuk Korundum yang tidak berasal dari sebuah origin dan dengan treatment apapun, sejauh warna yang dikandungnya masih termasuk dikategori padparadscha. Setiap lab bisa memiliki standarisasinya masing masing. Terima kasih

  3. malam om jesse yg saya hormati
    saya punya batu warisan ayah saya biru dengan noda di tengah berwarna silver yg menciptakan efek asterism.saya tanya ke tukang batu katanya batu mata dewa ada yg bilang batu safir.saya coba goreskan dengan batu akik,obeng,benda keras lainnya tetap mulus tidak tergores sedikitpun.apakah batu saya batu natural safir dengan rutile ?bisakah rutile berbentuk noda?karena efek asterismenya hanya di bagian noda saja tidak melebar kebagian batu yg berwarna biru,ato batu saya cuma batu sintetik yg di buat latice ditengah batu supaya menghasilkan efek asterisme? apakah kekerasan batu safir sintetik sama dengan batu natural?mohon kunjungannya
    terimakasih om ,moga makin jaya

    1. Pagi pak Dody,

      Kekerasan natural dan sintetik adalah sama, oleh sebab itu memastikan sebuah keaslian tidak dari tingkat kekerasannya. Biasanya asterism di lattice (buatan) akan menyelimuti keseluruh permukaan batumulia, atas sampai bawah, jika asterism tersebut hanya disebagian lokasi, kemungkinan besar adalah natural, dan jika asterism tidak sempurna, kemungkinan rutile si penyebab munculnya asterism tidak terlalu sempurna berada di keseluruhan badan batumulia tersebut sehingga menghadirkan asterism yang tidak sempurna

      Bukan noda (jika dengan mikroskop), kemungkinan itu adalah rutile yang menumpuk, dan tentu jika hanya menumpuk di sebagian saja, maka asterism hanya hadir di bagian tersebut.

      Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.