Hand Loupe dan cara penggunaannya

Hand loupe merupakan salah satu alat yang penting bagi gemolog dan pelaku pasar. Kita bisa mempelajari lebih dalam akan batumulia yang kita miliki atau yang akan kita miliki, dan alat ini lebih mudah digunakan dibanding alat-alat gemologi lainnya. Faktanya, alat ini termasuk yang  termurah dan dapat dibawa ketika bepergian. Kita bisa membawanya di tas kecil, bahkan di dalam saku, dan nanti kita akan merasakan bahwa alat ini bisa menjadi ‘teman dekat’ kita, gemolog dan pelaku pasar.

Kaca pembesar hadir dalam banyak varian. Pembuat atau ahli perbaikan jam lebih memilih jenis yang dapat menempel di rongga mata. Lalu ada yang di buat seperti kacamata atau yang bisa dipasang di kaca mata, beberapa ada yang di fasilitasi dengan penerangan (lampu), atau fitur mewah lainnya. Tapi untuk gemolog dan pelaku pasar, hand loupe lebih di anjurkan.

Sebuah Hand Loupe dengan pembesaran 10x adalah yang paling baik digunakan. Meskipun kita dapat menemukan pembesaran yang lebih tinggi diatasnya, namun kedalaman penglihatan, dan titik fokus akan menjadi lebih sulit untuk ditentukan. Mikroskop adalah alat yang lebih baik, jika kita ingin menggunakan pembesar yang lebih tinggi lagi. Hand Loupe dengan pembesaran yang lebih rendah juga ada, tetapi kita tidak akan melihat sedetail dengan Loupe ini, sehingga 10x Hand Loupe telah menjadi standar untuk pemeriksaan batumulia yang berada di tangan kita.

standardloupe-regKetika mencari atau menggunakan alat ini, kemungkinan akan menemukan istilah-istilah yang asing bagi kita, seperi kata ‘triplet’ ( tiga lapis) dan ‘color correction’ (koreksi warna). Yang dimaksud dengan triplet berarti memiliki 3 lensa yang berguna untuk mengurangi distorsi di sekitar tepi lensa. Sedangkan yang dimaksud dengan color correction adalah adanya fasilitas lapisan khusus untuk koreksi warna. Ini berarti bahwa warna yang kita lihat adalah alami dan tidak terdistorsi ketika menggunakan alat ini.

loupe14loupe12

Dengan menggunakan alat standar ini, yang seorang ahli gunakan untuk dapat menilai kualitas dari sebuah batumulia dengan bantuan pencahayaan yang baik, dengan 10x pembesaran, fasilitas koreksi warna, dan triplet. Ini sudah menjadi standar untuk profesional evaluasi berlian dan keseluruhan batumulia.

Cara menggunakan

Menggunakannya memerlukan sedikit latihan, sehingga nanti kita akan terbiasa dengannya. Ketika membukanya, maka bagian yang tidak berlensa bisa kita jadikan genggaman. Bagi pembesar yang memiliki pegangan berongga, maka kita bisa masukan jari telunjuk dan rapatkan di pipi agar pembesar tersebut stabil. Bagi pembesar yang tidak berongga, kita bisa menggenggam dengan cara yang menurut kita senyaman mungkin dan sekarang kita hanya memiliki satu tangan bergerak untuk fokus.

IMG_6147

triplet1Sebelum fokus pada batumulia melalui pembesar, kita harus memperhatikan cahaya di sekitar. Jika ingin melihat permukaan batumulia, mengevaluasi pemotongan dan pemolesan, tentu kita menginginkan pencahayaan yang sempurna untuk menyinari permukaannya. lampu meja dan ruangan cukup mudah, namun jika menggunakan cahaya matahari, maka biarkan cahaya tersebut melalui bahu kita. Hal yang terpenting adalah hindarkan adanya bayangan yang menutupi batumulia kita.

IMG_6149

LONDON - DECEMBER 07: A jeweler examines a brilliant cut 1.01 carat diamond on December 7, 2006 in London, England. The UN General Assembly passed a resolution on December 4, 2006 backing the Kimberley Process, a global initiative aimed at preventing "conflict diamonds" from funding warfare and civil unrest. The issue will be highlighted by the forthcoming release of the new Leonardo Di Caprio film "Blood Diamonds" (Photo by Bruno Vincent/Getty Images)

Untuk melihat inklusi di dalam batumulia, kita memerlukan cahaya di belakangnya yang bersinar menembus melalui batumulia. Sering kali kita mendapatkan melihat keduanya, permukaan maupun interiornya, hal ini bisa terjadi dikarenakan masih adanya cahaya disekitar ruangan dan bisa diatasi dengan sedikit penyesuaian. Menggerak-gerakkan batumulia kita ke posisi terbaik dan mengurangi pencahayaan ruangan adalah hal yang jitu jika ingin fokus ke inklusi.

DSC_0016

213Untuk fokus dengan pembesar, genggamlah dengan stabil menyentuh pipi. Tetap buka kedua mata untuk mengurangi ketegangan mata kita dan tahan batumulianya di depan pembesar. Lalu gerakkan batumulia tersebut maju dan mundur sampai mendapatkan titik fokus. Kemudian latihlah untuk melihat permukaan sampai ke titik belakang. Batumulia yang berukuran kecil, kita bisa mendapatkan fokus langsung di keseluruhan, sedang untuk ukuran yang lebih besar, kita memerlukan fokus di area tertentu dan di area lain setelahnya.290705

Sekian dari kami sedikit penjelasan akan informasi mengenai hand loupe. Sebenarnya alat ini bukan suatu hal yang patut dikesampingkan dalam dunia batumulia. Anda ingin sukses dalam dunia batumulia?, gunakanlah loupe di setiap batumulia yang mampir di tangan anda mulai saat ini. Kami yakin, dalam hitungan bulan, anda akan merasakan perbedaannya.
s-l1600
Kemungkinan besar pengetahuan akan sebuah spesies, varian, treatment, sintetik, imitasi, dan bahkan origin dari sebuah batumulia akan semakin dikenali dan dalam waktu dekat akan kami tambahkan artikel mengenai trik-trik menggunakan hand loupe dalam menganalisa sebuah batumulia dan aspek keberagamannya.

Terima Kasih
Jesse Taslim, G.G.

Photo: Adam Effendi & Google

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s