Chrysocolla in Chalcedony (Gem Silica)

284 thoughts on “Chrysocolla in Chalcedony (Gem Silica)”

  1. Pak Jesse apakah Bacan Arizona (Ha) dari BI* lab bila dites di GRI Lab akan selalu keluarnya Chrome Chalcedony(dyed) ? Di rawabening bacan arizona harganya Rp. 30.000/biji.
    Lalu Lab AG* yg terkenal itu mengeluarkan sertifikat Chrysocolla Chalcedony NTE untuk batu yg saya beli di rawabening seharga Rp.5000/biji (padahal ada cekungan di bawah batu). Apakah GRI pernah melakukan kekeliruan seperti itu untuk kasus Chrysocolla Chalcedony?
    Terima kasih.

  2. Selamat siang pak jesse. Apa kbr pak? Mudah2an bpk dlm keadaan baik dan sehat ya. Pak, saya mau tanya. Kemaren saya ditawarin teman batu bacan dgn hasil lab Natural Chrysocolla Chalcedony. Apakah itu sama dgn Chrysocolla in chalcedony ya pak? Mohon pencerahannya ya pak. Oh iya, saran bpk agar bertanya dgn salah saty pakar bacan, boobgems ternyata sangat memuaskan pak. Orgnya baik sekali dan ramah. Makasih atas sarannya pak jesse..

  3. selamat siang pak jesse..saya mau tanya apakah batu bacan yang terjadi crack akan bisa mulus kembali dengan melakukan treatment perendaman dengan minyak zaitun..mohon pencerahaanya pak.

    1. Selamat siang pak Fuady,

      Kebetulan saya belum mencobanya sehingga belum bisa memberikan komentar pasti. Tapi logikanya, jika kekentalan minyak tersebut cukup rendah maka bisa saja bersangkutan dengan sifat kristal Chalcedony yang berpori-pori (pourous), dan crack (celah) yang terisi oleh minyak maka akan menjadi seperti ‘kaca’ di dalam yang memantulkan cahaya kembali, sehingga crack tersebut tidak begitu terlihat kembali. Mungkin akan tidak terlihat dengan kasat mata, tapi jika menggunakan alat pembesar maka crack tersebut masih ada.

      Terima kasih

  4. Siang Pak Jesse.. Boleh dikatakan Saya Member Baru Di GRI saya Hanya Penasaran Akan Batuan Yang Saya Lab Pada Tgl msk 19-07-2016 kemarin saya kaget plus senang lagi akan hasil yg GRI keluarkan Tentang Batuan Garut yg saya miliki untuk ke 2 kalinya keluar Nama Chrysocolla-in-Chalcedony pertama pd tgl 9- june 2016 Kedua 20 juli 2016,yg Jadi Pertanyaan Saya Apa Benar Memang Ada Bacan Di Garut.? Karena Dulu Saya Pikir Bacan Garut Itu Cuma Mitos Saja Karena hijau garut Warna Sama Hijau bacan Namun Nama Mineralnya pas dilab sebelum sy kenal gri selalu berbeda not chrysocolla-in-chalcedony malah Dyed hasilnya,So Far bahan yg saya lab tempo hari ke 2 nya dgn tgl dan bln berbeda tersebut hanya hijaunya batuan pancawarna garut dari 2 batuan (rough) pancawarna yg berbeda namun masih 1 galian asal di tambangnya sana saya ambil hijaunya saja. MOHON pencerahan pak Jesse.

    1. Malam pak Bagus,

      Mungkin yang dulu disebut Green Chalcedony, sebenarnya adalah Chrysocolla in Chalcedony pak. Dikarenakan belum adanya lab-lab yang memiliki advance equipment waktu itu sehingga hasil analisa waktu itu masih belum sesempurna saat ini. Sudah banyak galian dari Garut yang masuk, seluruhnya adalah Chrysocolla in Chalcedony, tapi tidak menutup kemungkinan akan adanya konsentrasi Green Chalcedony di sana.

      Terima kasih

      1. pak jesse,

        tapi green chalcedony memang ada pak jesse, saya pernah liat di kontes IGS itu ada green chalcedony, sy pernah pinjam dri salah satu peserta yg mau ikut kontes, saat itu saya bawa chelsea filter dan hasilnya green. karakteristik warna hijau daun dan ketika. disenter ada semacam ciri khas yg lain daripada bacan atau chrysoprase.

      2. Pak Yance,

        Boleh ditanyakan ke IGS, bagaimana cara memisahkannya. Kami sudah menggunakan advance testing equipment disini pak. Green Chalcedony didunia ini memang ada pak, tapi jika kita memisahkannya hanya dengan dari karakter, maka tidak boleh.

        Terima kasih

  5. Hallo pak Jesse Taslim
    Saya ingin bertanya apakah perbedaan chrysocolla luar negeri dengan yang ada di Indonesia..mohon penjelasannya pak.
    Salam sejahtera bagi kita semua.

    1. Hallo pak Budi,

      Perbedaannya terdapat di karakter inklusi. Jika di market mungkin julukannya adalah ‘serat’. Jika anda memiliki sample yang pasti dan sering menggunakan kaca pembesar, maka lambat laun nanti akan mampu memisahkan.

      Terima kasih

  6. Selamat malam pak
    Saya mau tanya sekitar natural chrome chalsedony. Apakqh di garut ada unsur chrome chalsedonynya?atau chrome chalsedony hanya ada d negara zibabwe aja?..kemarin saya beli cincin dari temen, kata dia cincin itu sudah lama d dapetnya dari garut sebelum perbatuan booming, karena penasaran saya coba cek lab, ternyata hasilnya natural chrome chalsedony asal zibabwe..
    Mohon pencerahannya

    Terima kasih

    1. Selamat siang pak,

      Kami belum pernah memberikan origin (asal muasal) untuk Chrome Chalcedony, dikarenakan karakter di setiap depositnya masih belum bisa dipisahkan. Jika ada lab yang memberikan origin, maka boleh ditanyakan langsung bagaimana memastikannya.

      Terima kasih

  7. Halo Pak Jesse
    salam kenal

    saya penasaran dengan keberadaan jenis bacan “halmahera” yang memiliki ciri khas luster seperti jamrud , serat es dan titik hitam halus.
    apakah memang bacan tersebut masih keluarga chrysocolla chalcedony? dan apakah asal usulnya dari kepulauan kasiruta juga?

    terimakasih atas jawabannya

    1. Halo salam kenal pak,

      Dari ciri-ciri saya belum bisa pastikan, jika ada batunya ditangan baru saya bisa lihat. Karena dari Peru juga ada karakter yang seperti itu.

      Terima kasih

  8. Selamat malam pak Jesse,. Salam kenal,. Saya Hendra,.maw menanyakan gem silica yang saya punya,. Awal pas saya pakai warnanya hijau merata tapi lama klamaan setelah saya pakai dgn ikat cincin perak mengapa di bbrp bagian batu menjadi muncul warna kuning seperti awan,. Dan di ikuti tekstur seperti awan masuk ke dalam batu lebih dalam lagi(menjadi lebih tembus) di bagian yang muncul awan kuning,. Apakah itu wajar pak Jesse? Mohon penjelasannya yah pak,. Trimakasih sebelumnya salam kenal

    1. Pagi pak, bisa saja air keringat kita atau perbedaan suhu yang ekstrim bisa membuat batu ini seperti kasus anda sebutkan. Coba rendam dalam air hangat dan lakukan selama 3 hari, nanti kabari lagi pak, terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s