TEKA TEKI BATU ‘BULU MACAN’ dan ‘BULU MONYET’

312 thoughts on “TEKA TEKI BATU ‘BULU MACAN’ dan ‘BULU MONYET’”

  1. Selamat siang menjelang sore Pak, sebelumnya terimakasih karna berkat tulisan Anda maka saya merasa sedikit bangga dan semakin berhasrat tinggi untuk terus mempelajari kekayaan alam Indonesia khususnya tentang batu mulia.

    Setelah membaca artikel anda tentang “Bacan” Chrysocola in Chalcedony kali ini Saya tertarik untuk juga ikut mempelajari tentang “Bulu macan” Basaltic Glass.

    Sambil curhat dikit, di pasaran khususnya di daerah saya banyak sekali yg salah kaprah, dengan seenaknya mereka menyebut batu yg ada bias 3D nya dengan nama Bulu macan.
    dengan rendah hati saya selalu memberi komentar dan masukan pada mereka bahwa mereka salah dan saya berusaha membenarkan persepsi miring mereka dengan ilmu yg ku dapat dari artikel Anda. Dan (maaf ) tak jarang pula Saya membawa bawa Nama Anda agar mereka setidaknya bisa percaya dengan kalimat yg saya utarakan pada mereka.

    Dan ada satu pertanyaan dari mereka yg bisa saya jawab, simple saja.
    1. Apakah Bulu macan asli atau yg di maksud dalam hal ini adalah Basaltic glass itu tembus senter / cahaya.
    2.Dan apakah inklusi yg terdapat di basaltic glass hampir seperti fenomena star yg terdapat di batu Ruby saja ( maksudnya bukan sebuah motif yg 3d seperti di batu Labrador?

    Mohon pencerahannya Pak, Agar saya bisa menjawab pertanyaan pertanyaan dari mereka.
    saya pun ingin sekali ikut memajukan potensi alam Indonesia. Jika ingin sampai luar Negeri hendaklah saya mulai dari lingkungan hidup saya sendiri.

    Terimakasih

    1. Selamat pagi pak Aries,

      1.Tingkat transparansi dari Tiger’s Glass mulai dari semi translucent (masih bisa sedikit tembus cahaya) sampai opaque (tidak tembus cahaya). Biasanya juga tergantung tebal tipisnya badan kristal tersebut.

      2.Yang menyebabkan fenomena di Tiger’s Glass lebih ke labradorescence labradorite, tidak ke Corundum.

      Terima kasih

  2. tlng pak biar orang awam tahu berapa kekerasan batu yg jadi bahan pembicaraan di atas misal:
    tiger glass……..?
    black serephinite…..?
    bronchite…….?
    pietershite……?
    dan seterusnya yg kira2 menyerupai bulu macan
    sebelumnya terima kasih pak

  3. Selamat sore Pak, Terimakasih sebelumnya.
    Oh.. jadi Fenomena Tiger’s glass lebih ke Batu labrador ketimbang ke Corundum, Saya bertanya seperti ini dalam keadaan belum pernah melihat wujud daripada Tiger’s glass itu sendiri Pak, jadi maklum saja bila saya bertanya hal yg hampir tidak penting. Karna tingkat keingin tahuan saya yg tinggi maka walaupun belum pernah melihat secara langsung tetep saja pingin lebih mendalami dan jikalau diberi kesempatan untuk memilikinya saya tidak lagi salah pilih dan juga bisa berbagi dengan yg lain.

    Tapi Saya pernah mendapati batu yg kata teman saya itu berasal dari Lumajang dan katanya itu Basaltic glass. Rupa batu tersebut hampir mirip batuan obsidian namun tidak tembus cahaya dan Sayangnya batu tersebut tidak mengeluarkan fenomena bulu macan.

    Apakah basaltic glass juga bersifat seperti corundum yg tak selalu memiliki fenomena yg artinya hanya batu polos saja atau bagaimana Pak, Terimakasih.

  4. Selamat malam om jes, jujur saya masih ragu dan penasaran dgn basaltic glass krn dari sekian ribu species selanga langkanya mineral ataupun serare rarenya batuan pasti datanya ada di sertai penjelasan lengkap di situs situs atau web gemologi internasional. untuk kasus basaltic glass sy belum menemukan itu, mohon saya di tuntun ke web atau situs internasional selain GRI yg bsa menjelaskan secara lengkap tentang basaltic glass data propertis, berat jenis, indeks bias formula dll yang di anggap punya venomena bulu macan. terima kasih sebelumnya pak. salam gemstone

    1. Selamat pagi pak Dian, tentu artikel mengenai Basaltic Glass tidak lebih banyak dari artikel mengenai Tourmaline, artikel mengenai Tourmaline tentu tidak akan lebih banyak dari artikel mengenai Ruby atau Sapphire. Sebuah spesies yang bisa dikatakan langka tentu artikelnya tidak akan lebih banyak dari spesies yang cukup menyebar dan kebetulan juga banyak treatmentnya, sehingga akan lebih banyak lagi yang membicarakannya. Artikel mengenai Basaltic Glass sebenarnya cukup banyak jika kita cari di internet, bahkan versi PDF nya juga ada dan bisa anda simpan secara langsung di laptop atau komputer. Terima kasih
      http://regentsearth.com/Illustrated%20ESRT/Page%206%20(Igneous)/Basalt%20Glass%20&%20Scoria.htm

      1. Terima kasih saya sudah membuka link diatas pak termasuk versi PDF yang lain tapi tidak menemukan data spesifik tentang penjelasan BG yang punya bulu tsb, mungkin ada yang lain pak. salam gemstone

      2. Basaltic Glass yang memiliki fenomena seperti “Bulu Macan” baru ditemukan di Indonesia (sampai saat ini), jadi cukup sulit untuk menemukan artikelnya. Data spesifik bisa anda kumpulkan dari komentar komentar sebelumnya, mulai dari propertis dan kandungan mineralnya, data data ini semua kami dapatkan akibat kerjasama dengan pihak JTL (Jaipur).

        Terima kasih

      3. Kalau BG yg punya bulu hanya ada di indonesia, bagaimana dengan yg di hawai, kalau di hawai tdk punya bulu bagaimana bpk bisa menyimpulkan Bulu Macan adalah BG smntara data BG yg d hawai tidak sama ada perbedaan propertis dgn yg di indonesia.

      4. Hanya Basaltic Glass yang memiliki refractive index dan berat jenis yang tinggi, Natural Glass yang lain biasanya di 1.52 refractive index plus minus, sedangkan Tiger’s Glass mencapai 1.55 refractive indexnya plus minus. Memang antara Basaltic glass yang satu dengan lainnya bisa berbeda, dikarenakan spesies ini berformasi di tempat yang berbeda, percampuran komposisi kimia, perbedaan suhu, dan lainnya ketika masa pengkristalan bisa membuat propertis dan bahkan karakter antara satu basaltic glass dengan basaltic glass lainnya berbeda. Terima kasih

  5. Jika kandungan silika BG 50% semntara kandungan lain masih di teliti, kenapa kesimpulanya langsung memastikan penemuan itu basaltic glass? bukannya sekecil apapun perbedaan propertiesnya sebuah batu maka itu bisa membedakan jenis batu itu sendiri dengan batuan lain yang mirip. sementara disisi lain masih ada 50% lagi properties BG yg belum ketahuan dan masih di teliti kandunganya.

    1. Struktur kristal dari BG (Tiger’s Glass) adalah sama dengan Glass. Kandungan Silika dari BG (Tiger’s Glass) adalah 50% sama dengan Kandungan Silika Basaltic Glass. Refractive index 1.55 berat jenis 2.60 dan hardness di 5.5-6. Terima kasih

      1. 1. Bagaimana dengan 50% lagi kandungan yang lain, bukankah 50% yg belum terdeteksi itu adalah bagian dari propertis yg hrs di perhatikan yg bisa membedakan apa benar BG atau bukan? krn sekecil apapun perbedaan propertis akan membedakan batu itu sendiri.
        2. ada 6 kelompok batuan silika glass, BG masuk dalam kelompok yang mana om?

      2. 1. Dengan menggunakan EDXFR hasil analisa terakhir untuk spesies ini mengandung Al,Si,Ca,Ti,Fe & Sr
        2. Yang anda maksud dengan 6 kelompok itu, glass untuk industri atau dalam hal gemologi?

        Terima kasih

      3. 6 kelompok batuan silika hanya ada untuk gemology om, untuk industri tdk ada pengelompokan batu silika.

      4. Pertanyaan: ada 6 kelompok batuan silika glass, BG masuk dalam kelompok yang mana om?

        Maaf pak, jika 6 kelompok batuan silika maka pertanyaannya benar, tapi pertanyaan anda yang kemarin (saya copy diatas ini) dengan tambahan kata glass, jadinya cukup kebingungan saya jawabnya.

        Natural Glass tidak masuk dalam grup yang anda sebutkan dikarenakan silicate grup of mineral, maksudnya hanya untuk grup mineral, yaitu yang memiliki struktur kristal, sedangkan Natural Glass termasuk di mineraloid, struktur kristalnya amorphous (tidak berbentuk), sama dengan Amber, Mutiara, dan lainnya.

        Terima kasih

      5. Maaf om, sy sedikit meragukan dan kurang sepakat dengan istilah yg sifatnya pendangkalan edukasi, Natural glass bukan penamaan untuk bentukan silica, ataupun yg terbentuk oleh panas dan lava. karena Seberapapun besar/kecilnya kandungan silika yg terbentuk baik oleh panas atau lava atau karena unsur yang lain semua sudah ada nama masing-masing sesuai sejarah terbentuknya atau menurut ilmu geology. obsidian or basaltic itu baru nama dan memang benar hanya mineraloid bukan mineral. cuman yang saya tanyakan disini BG sebagai bentukan silika, secara spesifik masuk dalam urutan keberapa dari 6 pengelompokan khusus bentukan silica, bukan menanyakan kelompok keberapa BG or natural glass itu dlm kelompok mineral. dan mengenai hasil penelitian dan analisa kandungan BG menurut om yg yang mengandung Al,Si,Ca,Ti,Fe & Sr (Aluminium, Silikon/silika, Calsium, telurium , ferrum , Strontium ) sepertinya sangat komplit dan di luar jangkauan untuk di anggap sebagai natural glass. sepertinya hrs ada sertifikasi ulang untuk di anggap sebagai ahli. Terima Kasih.

      6. 1. Maaf tuan india, jika sebuah batuan beku yg sudah punya penamaan masing-masing dari para ahli geology tapi hanya di panggil si natural glass hanya krn nilai kandungan silicanya yg lebih tinggi, bgmna dgn jesse taslim bila hanya di panggil si india padahal ada nama pemberian org tua??? (kecendrungan seperti ini hanya di lakukan oleh org yg tidak mengenal lebih baik dan lebih detil atas objek yg di panggilnya).
        2. Dimana-mana para ahli geology dunia sudah merumuskan bahwa basaltic glass itu hanya di bentuk oleh formula: silica, iron en magnesium (Si, fe, mg). Jika kandunga formula lebih dari itu (rumusan formula jesse: Al, Si, Ca, Ti, Fe and Sr) maka sangat di pastikan itu bukan lagi basaltic glass (sudah keluar dari ketentuan dan batasan formula pembentuk basaltic glass). Bagaimana si tuan india bisa menyandang gelar gemology kalau ilmu tentang basaltic glass saja masih mengada-ada.
        3. Saran saya ada baiknya sebelum melakukan copas data menjadi artikel perlu kajian lebih dalam akan artikel tsb. Kasihan gemstoner yg sudah terdoktrin dengan artikel-artikel copas seperti ini. Untuk natural glass (obsi, tektik, basaltic glass dan msih banyak yang lain) anda sebaiknya mempelajari dulu tentang ignous rock, di situ akan di jelaskan ratusan penamaan jenis agar ngga asal sebut natural glass doank (dikit-dikit mngandung silica lbih tinggi, hanya di panggil natural glass pdahal ada penamaan yg lebih specifik, kasihan para ilmuan yg sudah berpuluh2 tahun meneliti dan memberi penamaan tapi asilnya hanya di panggil natural glass.

      7. Selamat siang, ahlan.

        1.Maaf pak, saya bukan orang India, saya orang Indonesia yang kebetulan ada sedikit darah Makasar, Sunda, Pakistan, dan Belanda. Sepertinya tidak ada yang menyebut spesies ini hanya dengan Natural Glass, tolong bapak yang baik hati membacanya ulang artikel ini.
        2.Ada istilah ‘chemical composition’ dan ‘trace element’. jika anda faham hal ini tentu anda tidak akan menilai seperti ini.
        3.Terima kasih atas sarannya dan artikel ini asli pak, bukan copas.

        Terima kasih dan salam sukses.

      8. 1. Bagaimana mau bicara chemical composition (komposisi kimia) dan trace element (jejak elemen) kalau deskripsi kandungan formulanya (Komposisi kimia) saja ngaco (Al,Si,Ca,Ti,Fe & Sr).
        2. Kalau tau hardness, propertis, Refractive index dan berat jenis basaltic glass, kok sebelumnya bisa nyasar di pietersite? lagi ngigau ya? emang datanya yg berubah? atau udh punya jurus jitu sbg penentu kebijakan analisis kalo ada yg complain “Kesalahan dalam analisa bisa saja terjadi dan wajar pak, bawa saja batunya kembali untuk dianalisa ulang, ngga usah bayar lagi alias gratis”.
        3. pucing pala belby.

      9. 1. Unsur Basaltic Glass bisa berbeda ketika dianalisa, dikarenakan tempat lahirnya berbeda beda, bisa saja ada unsur lain yang ikut ketika masa pertumbuhan.
        2.Cukup lama kami menjawab dengan Pietersite, lalu kami menjawab Basaltic Glass. Ini menandakan kami tidak diam dalam menganalisa, jika belum puas maka kami akan terus mencari, kami lab yang mau ‘ngulik’ pak, bukan lab ‘nina bobo’. Dan propertis keduanya memang sama, kami mulai memisahkan ketika kami menggunakan Raman dan Exdrf
        3. Jangan pusing pak, mampir lagi.

        “Menambah 1000 musuh lebih mudah dibanding menambah 1 teman” (imam Ali KW)

        Terima kasih

    2. Anda blm pernah lihat dan megang BM BASALTIC GLASS ? jangan ngeyel.. namanya basaltic ya nge glass lebih jelasnya klo ada motif kelihatan motif dibagian atas, bawahnya, bawahnya lagi dan bawahnya lagi bisa kelihatan.. kadang tdk tembus tapi bisa kelihatan susunan motifnya atas, tengah, bawah.. beda dgn bulu monyet / seraphinite gk nge glass alias butek hiram keabuan kecoklatan

      1. HAHAHA… Zaki on jgn pusing.. sdh benar itu kata jess taslim. anda saja yg gak paham dgan istilah basaltic glass !?!?!!

    1. Seharusnya pemisahan antara ‘precious dan semi-precious’ sudah tidak diberlakukan lagi, seluruh yang termasuk di wilayah gemologi maka adalah batu mulia, precious stone.

      Terima kasih

  6. Malam pak saya mau kasih tau bahwa saya penasaran dengan penemuan batu di tambang batu kapur di daera saya……, saya waktu lembur menemukan batu persis seperti telapak jempol manusia dan persis seperti sidiki jempol saya

  7. bener kan apa yang saya bilang,Mr.J.Taslim, biarkan serafinite sbagai BULU MACAN yg berwarna coklat kehitaman TETAP BM dan BASALTIC GLASS sebagai BG.Toh BG nggak ada sama sekali kesan bulu macannya bila dibanding dgn BM Serafinite. Memang KILAU BG lebih bagus artinya bisa 3d tapi perkara keindahan warna dan kesan BULU MACAN ada di SERAFINITE. Merdeka masih Merdeka.

    1. sangat berbeda pak nurullah.. bulu macan bassaltic glass memang ada motif bulu.. serapinite jg ada motif buku tapi gak nge glass kya basaltic glass( motif kya di dlm kaca)

  8. Malam pak J.Taslim, Sedikit sharing informasi: Volcanic glass emerges from quick cooling of gas-poor eruptiva. Volcanic glass can refer to any of several types of vitreous igneous rocks. Most commonly, it refers to Obsidian, a rhyolitic glass with high silica content. Rarer are
    Tachylite, a basaltic glass with relatively low silica content.
    Palagonite, a basaltic glass with relatively low silica content.
    Pele’s hair, threads or fibers of volcanic glass, usually basaltic.
    Pele’s tears, tear-like drops of volcanic glass, usually basaltic.
    Limu o Pele, thin sheets and flakes of brownish-green to near-clear volcanic glass, usually basaltic.Basaltic Glass saya dapatkan sampelnya, memang persis sama Motifnya dgn bulu macan. Saya ambil dari batuan basalt di pulau kalimantan. Sebagian ada yg mengalami pelapukan bagian atas, tapi yg bagian dalam cukup keras. Komposisi mineralnya 50% silica, The mostly igneous rocks are composed of approximately 50 – 80 wt% SiO2, 10 – 20 wt% Al2O3, 1 – 2 wt% MgO, 1 – 5 wt% FeO, 1 – 5 wt% CaO, 1 – 5 wt% K2O, 1 – 2 wt% Na2O.

  9. Mantab informasinya sangat membantu saya sebagai pemula batu akik senang sekali ada web seperti ini sangat bermanfaat tapi mohon maaf mau nanya sm Mr.taslim begini ceritanya waktu itu saya punya satu bahan bongkahan batu dan saya jadikan 2 buat batu cincin setelah jadi saya lab ke GRI surabaya dengan hasil natural dumortirite kemudian selang 1 bulan batu cincin yg satu bahan dengan yg pertama saya masukan lagi untuk uji lab di tempat yg sama yaitu GRI surabaya tapi setelah melihat hasilnya saya agak kaget juga ternyata hasilnya keluar natural jesper chalcedony . Yang saya tanyakan :
    1. Kenapa dengan bahan yg sama kok bisa hasilnya tidak sama ?
    2. Jika memang GRI termasuk LAB dengan kopetensi & validitas yg luar biasa terus bagai mana seumpama GRI salah dalam menganalisa kan kami sebagai konsumen merasa di rugikan ?
    Mohon penjelasan & terimakasih salam gems lover .

    1. Selamat siang,

      1. Kesalahan dalam analisa bisa saja terjadi pak, bawa saja batunya kembali untuk dianalisa ulang, memang Dumorterite bisa tumbuh bersama dengan Quartz dan Chlacedony.
      2.Mengenai hal ini, ada direktur operasional kami yang akan menjawab, nanti ketika anda membawa kembali untuk dianalisa ulang bisa berbicara dengan beliau.

      Terima kasih

  10. maaf pak mau nanya apakah kandungan dari jenis basaltic glass/tiger glass bisa hancur kalau terkena larutan pembersih contohnya seperti vicsal pembersih lantai terima kasih apa atas jawabannya

  11. Malam Pak, mohon info apakah bulu macan bisa tembus atau translucent, karena saya dapat batu bulu macan yg tembus tapi juga ada 3d nya… Trims sebelumnya

  12. selamat pagi pak jesse dan bapak2 yang lain,
    saya butuh pencerahan kepada bapak2
    pertama, saya dapat bongkahan dari orang jember, dia bilang bulu macan lumajang jenisnya sera,

    kemudian saya gosok, saya pasang emban jadinya bisa gerak atau goyang, saya uploaadke youtube ini linknya

    setelah itu saya jual, dengan nama b”ulu macan lumajang”, saya tidak menampilkan kata2 jenisnya sera atau apa

    tiba2 ada orang complain menyudutkan saya sebagai penjual,dan mengatakan bahwa itu bukan bulu macan lumajang dsb,

    saya mohon pencerahannya kepada bapak2, apakah saya salah dlm hal judul atau gimana

    saya hanya ingin tahu kebenarannya sepeti apa, biar saya sebagai penjual enak, dan pembeli juga puas

    terima kasih sebelumnya

    1. jelas beda pak. klo BM lumajang basaltic glass.. batu akiknya ngeglass kya beling tp padat hitam pekat kinclong.. motif 3D ngetrap kya ada tingkatan menyusun jd bisa di lihat motif atas tengah bawah ada bawahnya lagi bisa kelihatan kya kelereng..

  13. Siang Pak, mohon infonya untuk kualitas terbaik antara natural chrome chalcedony orisinal Afrika dan chrome chalcedony orisinal Indonesia, manakah yg lebih baik ? Terima kasih Pak.

  14. Info saja Pak, sy punya 2 batu natural Chrome chalcedony yg sudah sy lab di DGL dengan hasil yg satu natural Chrome chalcedony Original Afrika dan yg satu lagi keluar dengan hasil natural Chrome chalcedony Original Indonesia, pertanyaan sy mengapa DGL bisa keluarkan Original/asal negara untuk Chrome sedangkan GRI tidak ? Mohon penjelasannya, terima kasih Pak..

    1. Karena menurut GRI, Chrome Chalcedony tidak bisa di pastikan originnya, karakter setiap originnya tidak bisa dipisahkan, inklusi maupun reaksi terhadap equipmentnya sama. Terima kasih

      1. makanya lihat youtube dgn teliti bm basaltic kya apa, sedangkan BM serapinite kya apa.. percuma ada google ada you tube ga di manfaatkan…!

  15. Selamat siang pak Jesse, saya lihat ada batu namanya black safir berupa bongkahan banyak dijual di lapak2 baik yang jualan online maupun konvensional. mereka rata2 menyebutnya black safir, batu nilam, safir lampung, dll. kebanyakan yg dijual harganya pun bisa dibilang terjangkau. Apa batu tersebut termasuk gol. Korundum apa obsidian jenisnya?Terima kasih.

    1. Selamat siang pak, tentu untuk memastikannya harus di labkan terlebih dahulu, karena memang sudah sifat market yang bisa menyebutkan produknya dengan sebutan apa saja, dan bisa saja bercampur antara 1 spesies dengan lainnya. Terima kasih

  16. Sy terkesan dgn tulisan anda. Menurut sy kita memang hrs bangga dan memahami mineral asli Indonesia. Sy mohon info terkait dgn bnyaknya mineral yg dijual dengan nama pietersite lokal (lumajang misalnya) Indonesia yg memiliki kemiripan dengan mineral arfvedsonite. Sptnya pengertian pietersite atau batu bulu merak (goyang 3d) itu mirip skali dgn arfvedsonite daripada pietersite. Mohon infonya. Terima kasih.

    1. Sore pak, penamaan yang diberikan oleh market, tafsirnya bisa berbeda beda. batu yang diakui bernama seperti yang anda sebutkan diatas, pernah datang dan hasilnya berbeda beda. Malachite, Pyroxene rock, Nuumite, Anthophylite, dan banyak lagi. Jadi kami selalu menyarankan kepada masyarakat agar mulai menggunakan istilah gemologi. Terima kasih

  17. salam buat guru
    saya lakukan uji beberapa hari lali jenis bulu macan yg full serat…hasil yg sy dapatkan Natural Pele’s Hair Basaltic…apakah ini jenis new varian dari bulu macan ?…mohon pencerahan

    thanks

    1. Salam pak, Pele’s hair adalah basaltic glass yang berasal dari kepulauan Hawai Amerika. Ada perbedaan karakter dengan Basaltic Glass yang kita miliki (Tiger’s Glass). Apakah anda melakukan pemeriksaannya di tempat kami?

      Thanks

  18. Menarik sekali.. Sewaktu saya membeli rough bulu monyet yg katanya seraphinite saya sempat ragu. Tampilan rough nya seperti bongkahan utuh dan nggak menunjukkan fraktur concoidal jadi sepertinya bukan basaltic glass. Tetapi belum sempat saya garap samasekali jadi belum tahu dalamnya (luarnya hitam polos, dgn sedikit quartz pada pojok-pojokannya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s