Kaca (glass) dan Permata

103 thoughts on “Kaca (glass) dan Permata”

  1. Pak sebelumnya Terima Kasih atas artikel mengenai batu Natural Tiger’s Glass..
    saya salah satu pemilik batu Natural Tiger’s Glass, dan baru tadi siang saya ke Lab GRI hasilnya Natural..
    Apa yang menjadi dasar/faktor Batu Natural Tiger’s Glass langka? dan berasal dari negara mana, serta nama daerah batu tersebut?? Mohon pencerahannya..Thanks

    1. Mungkin masih belum banyaknya negara yang diketahui telah memiliki deposit batuan ini bisa menjadi alasan untuk kelangkaannya pak, sampai saat ini negara yang diketahui memilikinya adalah Indonesia, Kepulauan Hawai, dan beberapa negara di Eropa dan untuk nama daerah pastinya masih belum ada kepastian, dikarenakan memang menjadi hal yang lumrah ketika ditemukannya sebuah deposit baru dan dirahasiakannya.

      Merupakan sebuah kegembiraan bila memiliki batu ini, tentunya. Terima kasih

  2. Apakah batu yang dikenal di pasaran bernama Barjad api juga termasuk glass juga, karena tampak gelembung-gelembung udara? Unsurnya apa saja? Apakah ada yang natural, karena saya mendapatkan berupa rough yang penampilan luarnya memang tampak alami?

    1. Untuk penamaan batuan yang diberikan oleh pelaku pasar, bisa berbeda beda ketika sudah di analisa oleh sebuah lab. Oleh sebab itu kami selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan bahasa Internasional. Harap maklumnya, Terima kasih.

  3. Pak J. Taslim, terima kasih untuk informasinya yg sangat menambah wawasan. Apakah artikel & gambar bpk boleh saya jadikan sumber referensi dalam penulisan-penulisan saya?

  4. pak,, tanya ya.. batu yg disebut obsidian itu sebenarnya buatan ya.. atau memang ada obsidian natural (yg katanya berasal dr larva gunung berapi)?? mohon penjelasannya.. trims

    1. Obsidian adalah kaca alam (natural) yang terbentuk oleh proses vulkanik, tapi sekarang banyak kaca limbahan pabrik atau mungkin maksudnya kaca buatan manusia yang dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat baru dari dalam tanah dan diperjual-belikan dengan sebutan Obsidian. Biasanya Obsidian Natural alam tidak berwarna vivid, sedangkan yang buatan manusia memiliki warna yang vivid.

      1. Vivid adalah warna yang ‘intense’ pak dan membedakan glass adalah dengan memisahkan propertisnya, jika dengan kasat mata maka hati hati dengan glass yang berwarna vivid, maksudnya warna yang seperti ‘permen Fox’, kurang lebih demikian.

  5. Informasi nya sangat bermanfaat.Mau nanya pak,,sya ada batu warna merah spt rubu dan hijau seperti jamrud.. Ada yg bilang itu batu jabarjud /jabar zad dari mekah.apakah ada informasi utk jenis batu tsb dan apakah termasuk batuan alami?? Trimakasih.

    1. Selamat pagi pak, Permata yang banyak disebut sebagai zabarjad kemungkinan besar adalah Peridot pak, Anda bisa membaca keterangan ini di artikel yang berjudul Peridot. Tapi untuk memastikan alami atau tidak, tentu harus dianalisa terlebih dahulu di laboratorium permata.

      Terima kasih

  6. wah… tenyata moldavit dengan warna cerah begitu bisa saja dibuat dari kaca ya pak… sering saya lihat diperjual belikan dengan memo…

    1. Wah berarti saya kena tipu nih dapet lelangan moldavite harga 500 ternyata kaca. Trus kalau di memo kan ternyata bener2 kaca bisa di komplain gak yah

  7. pak, saya dari aceh,,
    sya bingung knpa di daerah sya di dalam 1 bongkahan batu terdapat beragam jenis batu mulia,?
    gmna cara agar kita dapat menentukan jenis batu scra kasat mata,,?
    trimkasih

    1. Selamat pagi pak, kebetulan menentukan sebuah batu mulia jika hanya dari kasat mata saja tentu hal yang mustahil. Contohnya keluarga Chalcedony dan Quartz memang dalam satu bongkahan, lalu Hydrogrossular Garnet bisa bersamaan dalam satu pit (lobang), dan juga batu mulia yang berwarna hijau cukup banyak ragamnya dan terlihat sama jika hanya dengan kasat mata. Memisahkannya di lab permata adalah jalan terbaik untuk batu mulia.

      Terima kasih

  8. Pak Jesse Taslim, menarik membaca artikel-artikel anda. Saya ingin menanyakan salah satu keraguan saya mengenai Amethyst Quartz. Akhir-akhir ini banyak beredar dipasar batu tanah air batu Amethyst Quartz dengan harga yang sangat murah dan kualitas yang cukup fantastik. Jika dilihat claritynya masuk dalam jajaran VS bahkan sampai ke level IF. Saya sudah coba lihat menggunakan loupe dan memang claritynya istimewa. Karena penasaran maka saya coba amati dengan polariscope (homemade buatan sendiri) dan terlihat Double Refraction. Lalu masih penasaran, saya bawa ke salah satu lab dan hasilnya adalah Natural Amethyst Quartz. Saya mintakan keterangannya dan dituliskan dengan indeks refraksinya RI:1.55 (Spot), dan tertera DR. Disitu juga tertulis “Nature of Treatment not Specified”. Kejadian ini membuat saya semakin tercengang karena disatu sisi kualitas Amethyst quartz seperti itu umumnya memiliki harga pasar yang fantastik mahal, tetapi saat ini ironis dengan harga yang fantastik murahnya. Saya masih penasaran dan saya test dengan cara primitif dengan dicelup ke air, yang katanya para pehobby amethyst bisa membantu menentukan. Hasilnya disekeliling edge batunya (bentuk cabochon) terlihat bening pudar warna dan bagian tengah atau pusat batu lebih pekat saturasinya. Dan sampai saat ini saya belum mendapatkan pencerahan yg memuaskan. Kalau berkenan, Pak Jesse mungkin bisa memberikan pencerahan. Terima kasih banyak

    1. Selamat pagi pak,

      Tingkat kebersihan tidak hanya menjadi satu satunya sebab dalam menentukan harga, tapi deposit dimana batu mulia itu dituai/ditambang juga merupakan salah satu sebab akan naik turunnya harga sebuah batu mulia. Contohnya seperti Brazil yang memiliki deposit Quartz cukup signifikan, sehingga tentu harga Quartz disana bisa saja lebih murah ketimbang deposit lainnya.Treatment pemanasan juga dilakukan disana untuk batuan Quartz, sehingga bisa saja mereka telah berhasil menghasilkan Quartz dengan warna dan kejernihan yang lebih baik namun bisa menjualnya dengan harga yang lebih murah.

      Dan dengan analisa yang anda lakukan untuk memisahkan antara natural dan sintetik untuk Quartz, saya rasa belum bisa maksimal dengan cara demikian, dikarenakan Batu mulia ini cukup ‘tricky’. Maksudnya memisahkan natural dengan sintetiknya harus dengan mikroskop, adanya inklusi dan zona warna yang berbeda antara keduanya cukup sulit, kecuali bagi yang sudah berpengalaman dalam hal ini.

      Terima kasih

  9. Apa yg di maksud dgn warna vivid dan yg bukan, pada jenis obsidian natural dan man-made. Dpt kah dibedakan dgn kasat mata?. Trims berat, sebelumnya pak J.Taslim…

  10. Siang pak Taslim J.
    Saya pernah lihat gambar di web gems (luar negeri) – bahwa batu yang disini kita sebut batu “teratai” (ada serat seperti kembang-kembang), sementara di web tsb disebut “multi colour fossil coral” . Pertanyaan saya, apakah itu berarti bahwa batu teratai itu adalah sejenis fossil atau sepah?. Terima kasih sebelumnya.

    1. Siang pak,

      Adanya fosil Coral yang berada di dalam Chalcedony pak, jika kita mengartikan Chalcedony dengan ‘akik’, maka batuan yang Bapak maksud adalah adanya fosil Coral di dalam ‘Akik’

      Terima kasih

  11. pak. mau tanya apakah adanya bubble/gelembung merupakan bukti bhw batu tersebut sintetis?
    dan pada batu alami jenis garnet almandine apakah buble tsb tidak mungkin ditemui?
    trima kasih sebelumnya.

    1. Yang pertama musti kita perhatikan adalah dengan alat apa kita melihat gelembung tersebut?, Jika hanya dengan handloupe 10x atau lebih besar sedikit maka kita harus sudah mempunyai pengalaman dalam mengenal inklusi inklusi yang terdapat di dalam batu, dikarenakan sebuah kristal bisa saja memiliki bentuk seperti gelembung udara dan untuk batu jenis Garnet seharusnya tidak memiliki inklusi gelembung udara, inklusi yang biasanya terdapat di batu ini adalah intersecting needle (jarum-jarum yang saling berpapasan) dan kristal kristal kecil. Terima kasih

  12. selamat sore pak taslim yg terhormat, kebetulan saya memiliki sebuah bongkahan yg saya duga obsidian pak



    pertanyaan saya, apakah ini natural atau tidak pak..?
    kebetulan saya ingin menguji batu ini di gri pak, cuman harus saya potong lebih dulu. karna beratnye lebih dari 1/2 kg pak😀

    trima kasih

  13. slamat pagi pk.jesse taslim..
    sya wandy gunawan asal kalimantan barat..jika bpk ga keberatan saya ingin mrngajukan beberapa pertanyaan..
    1.apakah nama ilmiah dr kecubung amethyst yach min..(pernh sya lhat dlam beberapa memo keterangan ny amethyst quatz(amethyst) dan yg bsa di katakan sbagai amethyst itu yg bagai mana yach pak?soal di t4 sya tepat ny di keb.ketapang terhtung lumayan bnyak penghasil batu jenis ini min..
    2.klo bleh tau huga pak untuk spesific warna kecubung(amethyst) itu ada brapa jenis yach minkhusus ny yg asli dr indonesia..
    3.jika sya pnya keinginan untuk melakukan uji lab di GRI bagaiman prosedur ny(posisi saya di pontianåk) apakah bsa pakai jasa pengiriman atau harus dtang secara langsng ke lab ny pak..
    4.apakah mungkin pak jika GRI membuka 1lab cabang di kalimantan barat??
    5.apakah bisa pak sya ingin konsultasi mengenai bongkahan batu(uji lab dan pemisahan jenis nya) bsa lwat jarak jauh ato hanya sebatas dtangvke lab ny pak..

    skian pertanyaan dari saya trima kasih dan slam sukses scrapa personal kepada pk.jesse taslim dan pihak GRI lab..

    1. Selamat pagi pak,

      1.Memang betul pak, nama ilmiahnya adalah Amethyst Quartz. Quartz yang memiliki warna ungu harus dinamakan Amethyst.
      2.Quartz memiliki banyak variety pak, jika berwarna ungu dinamakan Amethyst, jika tidak berwarna (colorless) dinamakan Rock Crystal Quartz, jika berwarna abu-abu ke coklat dinamakan Smoky Quartz, jika berwarna kuning maka dinamakan Citrine, hijau dinamakan Prasiolite, pink dinamakan Rose Quartz dan lain lain.
      3.Bisa dengan pengiriman pak, prosedurnya:https://www.facebook.com/notes/gri-lab/prosedur-pengiriman/581897721904163
      4.Mungkin saja pak, jika gemologi kami bertambah maka kami akan berfikir untuk membuka cabang baru. Mungkin daerah anda menjadi pilihannya.
      5. Jika ada bongkahan kecilnya dan sudah terpoles licin, maka kirimkan saja pak, agar kami lebih maksimal dalam memeriksakannya, atau jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu bisa menghubungi saya di 021-3510132.

      Terima kasih dan salam sukses.

      1. trima kasih pa aras masukan ny..

        oh iya pak..ada 1hal lagi yg ungin saya tnyakan..tentang pembuatan ID/sertifikat yg mencantumkan origin..apakah bsa jika di referensi kn (soal pernh ada kejadian yg di alami oleh rekan saya)batu gg asli dr tambang kami di kalbar.di gosok juga di kalbar,x di lab malah kluar origin dr kepulauan lain..

        dan peenh sya lhat juga dlam beberapa memo yg di kluarkan oleh lab lain ada keterang F:6ray star pada batuan jenis corondum..itu maksd ny gmna yach pk..apakah batu TSB ada melalui semacam treadmet yg di isi dgan fenomena bintang ato di isi sesuatu agar menampilkan fenomena TSB..

        trimakasih pak dan salam sukses..dan jika tudak ada halangan rencana dlam minggu ini saya mau mengirimkan lose stone saya untk di uji lab..

        trima kasih dan slam suksea buat pk jesse taslim dan GRI..

      2. 1.Sebenarnya asal muasal (origin) itu lebih bersifat opini pak, tidak ada ilmu pasti dalam hal ini. Tapi sebuah lab ketika menentukan Origin tentu harus didasari dengan berbagai macam hal, misalnya sample yang dimilikinya apakah lengkap?, pengenalan terhadap inklusinya apakah baik?, dan banyak hal lainnya. Gemologist juga seorang manusia yang bisa salah pak, kita tidak boleh memaksakannya harus bisa menjawab dengan sempurna, dengan banyaknya mineral, tambang baru, dan treatment baru yang dilakukan manusia belakangan ini, saya rasa bisa dimaklumi.

        2. Yang dimaksud dengan 6 ray star adalah keterangan bahwa batu anda memiliki fenomena star (asterism), dan sepertinya itu natural maksudnya, atau lebih baik lagi jika anda tanyakan langsung kepada lab yang bersangkutan.

        3. Kami tunggu kedatangannya pak.

        Terima kasih dan salam sukses.

  14. Pak jeese,… Sore,…. Semoga berkah selalu melimpah utk kita semua,…

    Utk mengajukan cabang di GRI lab kemana saya harus bertanya ya,… saya punya tempat yg kosong yg bisa dimanfaatkan,.. di KALBAR ini blum ada LAB,… prospeknya bagus banget….

    Bilal (Taraqi Group) Pontianak….

    1. Malam pak, sebenarnya memang kepingin memiliki cabang di setiap kota, namun ada kendala di SDMnya, tapi coba nanti saya bicarakan dengan pimpinan lab, semoga ada kabar baiknya.

      Terima kasih

      1. selamat pagi pak , saya punya barjad api warna biru agak putih . tp bnyak gelembungnya . apakah itu hnya obsidian pak ? terimakasih

      2. selamat pagi pak,

        ‘barjad api’ adalah julukan yang diberikan oleh ‘market’ terhadap suatu batu pak, julukan yang diberikan oleh market tafsirnya bisa berbeda beda, lebih baik di labkan saja pak.

        terima kasih

      1. Maaf Pak, utk cyclop bentuk Gundu ini sebenarnya barang bagaimana ya, karena saya punya teman disini, lahir mmg di Jayapura, dia mmg cerita klo tuh barang sdh da dr dia msh kecil, skrg umurnya sdh 45 tahun. Info yang saya terima, itu barang dulunya disebar saat pendudukan Belanda sebagai tanda utk menentukan titik2 penempatan pasukannya, klo memang demikian, sebenarnya hrs kita jaga sebagai bagian dr sejarah penjajahan Belanda jaman dulu, terlepas dr masalah natural nggak naturalnya, sebelum hbs bersih itu barang Pak, karena skrg mmg terdapat banyak tiruannya yang beredar di pasaran. Tapi dr bentuk bulatnya tidak seindah seperti yang mmg asli brg peninggalan itu. Sy sendiri sdh mencoba menggosok dr bahan kaca maupun batuan asli, membentuk bulat sangat susah sekalinya. Alangkah baiknya itu barang hrs dilarang utk diambili lagi, karena menurut saya itu adalah bagian dr sejarah Pak.

      2. Selamat sore pak,

        Cyclop memang kaca (glass) buatan manusia, jika memang belanda bisa memproduksinya pada zaman itu, lalu bagaimana dengan zaman sekarang?, saya rasa produsen kaca saat ini sudah cukup tersebar di muka bumi dan tentunya sekarang akan lebih canggih lagi proses pembuatannya. Tidak perlu takut kehabisan pak, menentukan apakah benar ‘cyclop’ yang berada di tangan kita itu adalah peninggalan sejarah pun belum bisa dipastikan, sedangkan produsen-produsen yang tersebar di muka bumi masih terus memproduksinya. Kita tidak perlu takut kehabisan.

        Terima kasih

        Terima kasih

  15. saya mau nanya tentang safir bintang pa, kebetulan saya punya sapphire bintang, yang ungu dan biru, bintang di batu tersebut muncul karna bias cahaya dan sifatnya kilau, inclusi rutilnya jg keliatan tp halus, tapi batu saya bener2 transparant banget pa, benarkah itu dikatakan safir bintang asli pa……. kalau sejarah batunya mah simpenan ortu dari tahun 1991, mohon pencerahannya

    1. fenomena bintang atau yang dikenal dengan sebutan fenomena asterism di dunia gemologi untuk batu natural memang akibat dari adanya inklusi rutile di dekat permukaan, tapi untuk sintetik star juga bisa menghadirkan fenomena tersebut, namun hadirnya fenomena ini di sintetik dikarenakan adanya treatment lattice diffusion. Dengan mikroskoplah jalan terbaik untuk memastikan apakah itu rutile atau lattice.

      terima kasih

  16. Selamat sore Pak Jesse, semoga keberkahan-Nya selalu menaungi kita semua,

    Saya ingin bertanya pak, apakah benar kinyang pelangi yang saya dapat dari lampung berwarna bening seperti kaca, didalamnya ada efek retak kaca, dan ada efek warna seperti pelangi pada saat disinari cahaya pada angle tertentu itu batu natural pak,Terimakasih banyak atas jawabannya.

    1. malam pak,

      retakan atau yang biasa dikenal di dunia gemologi dengan ‘crack’ bisa saja menghadirkan fenomena seperti yang anda sebutkan diatas, bisa di batuan natural, sintetik, maupun glass. Untuk memastikannya, bisa di analisa di lab permata.

      terima kasih

  17. Selamat malam Pak Jesse, semoga keberkahan-Nya selalu menaungi kita semua, amin…………

    Saya ingin bertanya, pengertian dari “Nature of Treatment not Specified” itu apa? Apakah maksudnya memang tidak ada treatmen, atau ada tpi tidak bisa ditentukan?

    Terima kasih banyak sebelumnya……

    1. selamat pagi pak, kebetulan kami tidak menggunakan istilah tersebut, sehingga yang bisa menerjemahkan adalah yang memberikan istilah tersebut.

      terima kasih dan salam sukses pak

  18. selamat siang pak…
    saya cuma mau tanya batu solar padang/smoky quartz itu jenis obsidian apa bukan pak?
    trims

    1. malam pak,

      jika Quartz maka jenisnya adalah Quartz. Quartz adalah spesies, varian yang memiliki warna brownish-grey atau greyish-brown maka disebut dengan Smoky Quartz. Terima kasih

  19. pak jesse saya mau nanya, saya kemarin dapet nemu batu, warnanya hitam pekat sekali pak, trus gak tembus cahaya sama skali, dan permukaannya mulus banget. padahal masih berbentuk bongkahan. mohon dijawab ya pak. terimakasih

    1. Banyak sekali batu mulia maupun batuan bumi lainnya yang memiliki kriteria seperti yang anda sebutkan, jadinya hal yang mustahil untuk menjawab jika hanya dari kata-kata saja. Kami tunggu batunya di lab, jika masih termasuk di wilayah gemologi maka akan kita jawab, jika berada di luar wilayah gemologi maka berada di wilayahnya mineralogi. Terima kasih

  20. saya mo nanya gan ada 2 pertanyaan :
    1.ada batu yg beredar di nama kan black safir lampung, dia hitam di sorot senter putih mirip smooky quartz cmn klo smooky kan di sorot aga coklat, ini putih ada garis2 hitam gt gan kira” dia jenis safir apa quartz ya gan atau malah jenis batu yg lain, ada yang bilang black safir lampung itu di tambang dari karang di bawah gunung ga tau pasti nya
    2.ada jg batu yg beredar nama nya green sojol gan, kandungan apa yg ada di dlm batu situ gan karena fenomena yg beredar bila cuci tangan dari rendeman air batu itu bisa angkat beban yg lebih berat dari biasa nya gan, ada yang bilang krena ada nya perpindahan massa secara spontan, bisa menjelaskan gan kira” ada kandungan apa di batu itu
    Terima kasih sebelum nya

    1. kebetulan saya tidak menggunakan istilah pasar pak, batu mulia yang anda sebutkan diatas adalah nama yang diberikan oleh market. kirimkan saja ke lab, nanti akan kami analisa, batu apa yang dimaksud. Dan mengenai ‘khasiat’ sebuah batu mulia, bukan wilayah kami.

      Terima kasih

  21. Pak,saya punya smoky quartz,sangat bening.tidak terlihat inklusi sama sekali. tapi gas bubble juga tidak ada.tapi saya hanya cek dengan mata telanjang.tidak menggunakan kaca pmbesar. apakah menurut bapak itu asli atau glass?? mohon pencerahannya. terima kasih

    1. Dear Pak Januar,
      Indonesia belum ada keterangan resmi memiliki konsentrasi deposit Labradorite, yang memiliki spesies ini adalah Canada, Finland, Madagascar, dan ada beberapa negara lainnya.
      Terima kasih

  22. dear Pak Jesse,
    untuk minyak Zaitun, cocok diolesi ke jenis batu apa saja Pak?
    Kemudian ada efek negative tidak bila kita olesi minyak zaitun ke gemstone?

    thanks

  23. salam akik pak jesse taslim.
    Saya baru aja cek akik ke labor dan keluarnya glass.. akik saya berwarna hitam tapi bila disinar berwarna ungu, di daerah saya disebut kalulut. Tapi akik saya itu bisa menggerakan layar android. setahu saya kaca tidak mengandung material logam. mohon penjelasannya. terima kasih pak…

      1. saya cek di cabang di Banjarbaru kalsel.waktu itu kebetulan yang ambil hasilnya istri saya, jadi saya tidak dapat minta penjelasan langsung sama petugas laboratorium disana.
        apakah ada batu alam yang cirinya sama dengan glass? mengingat batu tersebut saya dapat langsung dari pengrajin berlian disana dan saya lihat proses pengolahannya.
        trims atas informasinya pak.

  24. Pak jesse..mohon bantuanx..bbrapa saat yg lalu sy beli batu pirus (turquoise) lwt fjb online. Dan ketika sy terima ada semacam lapisan tipis transparan yg melapisi pirus trsebut. Apakah pirus itu palsu atau memang ada fenomena pelapisan pada pirus asli ya pak,,mohon info nya. Terima kasij

    1. Selamat pagi pak, memang Turquoise biasa di treatment dengan polymer agar lebih kilap dan stabil, dengan polymer, kilap di permukaan akan bertambah kilap dan gompal-gompal (chips) di badan bisa tertutupi oleh polymer, seperti yang anda katakan ada lapisan tipis transparant yang melapisi. Namun hal ini dapat dilakukan di natural, sintetik, bahkan composite Turquoise.

      Terima kasih

      1. Pak Jesse salam kenal, saya memasukkan batu utk dimemo pada salahsatu lab, tertera dimemo jenisnya adalah chrysoprase chalcedony, tetapi di bagian comment nya tertera: treatment not specified. Maksudnya itu gimana ya pak?
        Mohon pencerahannya pak,terima kasih

      2. Salam kenal pak, setiap lab memiliki standarisasi masing-masing, langkah yang terbaik adalah menanyakannya langsung ke lab tersebut apa maksud dari comment yang dia berikan. Takutnya jika saya artikan sendiri bisa berbeda maksudnya.

        Terima kasih

  25. selamat pagi pak, kiriman hasil lab dr GRI sudah sampai, sejauh ini saya sangat puas dengan pelayanan GRI, ini ada salah satu hasil batu warna merah identification : Glass, berarti itu sudah pasti sintetis yah? kalo obsidian merah biasanya identifikasinya apa yah? terima kasih banyak pak

  26. Saya punya batu bening seperti no I (glass n quartz doublet) tapi warnany pink.saya pengen bawa k lab buat d uji itu batu asli atau sintetik,cuman d kota saya tidak ada lab gemology.jadi susah.

  27. pak saya pernah ditawari blue topaz sertifkat GRI,,anehnya identification pada kartu menyatakan : glass / kaca,,,lebih gilanya si penjual dengan pedenya menawarkan harga 1,2juta katanya asli,,,si penjual kira saya gak tau bahasa inggris GLASS

  28. Selamat Siang Pak….
    Salam kenal…
    Saya mohon pencerahan perihal jenis batu Chalsedony
    Ada yang beredar di pasar dinamakan Chrome Chalsedony dan Crysoprase Chalsedony
    Keduanya berwarna hijau
    pertanyaan saya.
    1. Apa definisi dari perbedaan nama kedua jenis batu tersebut?
    2. Bagaimana membedakan keduanya secara kasat mata?

    terima kasih sebelumnya.

    mohon pencerahannya

    1. Selamat sore pak,
      Salam kenal,

      1. Yang dimaksud dengan Chrome Chalcedony adalah salah satu varian dari Chalcedony dengan agen pewarna dari Chromium. Sedangkan Chrysoprase adalah salah satu varian dari Chalcedony yang berwarna yellowish Green.
      2.Secara kasat mata cukup sulit ya pak, Jika Chrysoprase yang memiliki warna ‘apple green’ mungkin masih bisa dipisahkan secara kasat mata jika kita memang memiliki pengalaman di dunia batu mulia. Sedangkan untuk Chrome cukup riskan, dikarenakan banyaknya deposit, bahkan sekarang ada juga yang berwarna kebiruan (bluish).

      Terima kasih

      1. Siang pak Jesse
        Saya ada batu persis item E dengan SG 2,4. Naturalkah atau man made?
        Thanks

  29. Dear Pak Jesse,
    saya baru 2 tahun ini hobi koleksi gemstone.. apakah saat ini telah terbukti ada man-made glass / lab-made glass yg hardness-nya lebih dari 5,5 scala mohs??
    Saya punya batu warna ungu bening, dan saya cek sendiri dengan pena khusus hardness scale no.7 & no.8, dan tidak tergores.. jadi kemungkinan itu topaz atau corundum.
    Lalu saya bawa ke Gem Lab di Cakung, Jaktim.. hasilnya yg keluar bikin saya kaget, yaitu “Man-made Glass”.
    Apa ada jenis glass yg keras seperti itu, atau orang Lab ini yg ngawur ?
    thanks & regards.

    1. Dear pak Ronald,

      Hardness untuk glass berada di angka 5-6 mohs scale. Jika anda sudah mecoba hardness pencil di batu anda, maka gunakan juga kaca pembesar (loupe dan mikroskop lebih baik) untuk melihat pasti apakah batunya yang tergores atau si pensil hardness itu sendiri yang terkelupas menempel di batunya.

      Dan, batu mulia yang memiliki kekerasan 7 dan 8 itu cukup banyak pak, sehingga tidak boleh juga kita memastikan di Topaz atau Corundum, dikarenakan pemeriksaan berat jenis, refraktif indeks dan lainnya belum dilakukan. Bukankah Synthetic Moissanite, Cubic Zirconia dan beberapa lainnya juga memiliki hardness yang tinggi?

      Mengenai bagaiamana kualitas lab tersebut tentu saya tidak mengetahuinya, hal yang terbaik adalah menemui gemolognya, apakah benar seorang gemolog asli atau cuma asisten?, dan jika gemologist asli maka tentu anda memiliki hak dan kebebasan untuk bertanya bagaimana batu mulia anda di analisa dan juga mendapatkan angka-angka hasil dari analisa.

      Thanks & Regards

  30. Askum Bpk. J Taslim, saya mau nanya ni pak, baru saja saya masukin Turqouise saya, alhamdlulillah hasilnya Natural Turqouise, dan di coment nya polymer impregnated
    *FTIR Test
    Pertama sekali saya beli super duper butek, trs saya poles dg amplas 5000 dan finishing abu Syndia 0-2, alhasil Super glass dan licin, pertanyaan nya apakah memang bila kita mengunakan abu poles bisa terdetect polymer, atau kah definisi polymer tersebut bahan tambah yg meresap dilm pori batu?

    #Terimaksih banyak…
    وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    1. Waalaikumsalam pak Adhitya,
      Polymer di TurQuoise memang dilakukan ketika masih dalam bentuk rought (bahan), ketidak-stabilan Turquoise yang membuatnya riskan dipoles jika belum di treatment Polymer. Treatment ini bersifat common (lumrah).
      Terima kasih
      Wassalam

  31. Salam Pak Taslim,
    1. Mau bertanya soal kwalitas Blue Sapphire dari Kalimantan apakah sama terhadap Batu Sapphiere dari Srilanka dan lain-lain..??
    2. Batu “Bornite” ex Papua itu apa masih bisa dibuat menjadi batu cincin? kwalitas Batu “Bornite” ex Papua ini bagaimna?
    Mohon info nya.
    Thanks
    Ernes

    1. Salam pak Ernes,
      1. Kualitasnya cukup baik pak, bisa seperti Srilangka dan Burma. Walaupun yang kami dapat masih berukuran kecil, namun kualitasnya cukup baik.
      2. Biasanya Bornite tidak untuk batu cincin, namun mereka menjadikannya sebagai display. Mengenai kualitas tentu dilihat dari besarnya, keunikannya, dan keindahannya.
      Thanks

      1. Pak Jesse Taslim..
        Thanks pak info nya. menarik jg itu Blue Sapphire Kalimantan.
        Baru mau coba aja koleksi Bornite sbagai pajangan aja ya klo bgtu.
        Salam
        ernes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s