Sejak ribuan tahun yang lalu manusia sudah mengagumi emerald meskipun ada permata yang berwarna hijau lainnya seperti tourmaline dan peridot, namun emerald sangat dikagumi karena keindahannya. Bahkan pulau Irlandia disebut pulau emerald, kota seattle di Amerika juga disebut kota emerald, bahkan di Thailand ada sebuah ikon religius (arca) yang terbuat dari “giok” tapi tetap saja di kenal dengan “Emerald’s Budha”.

Sejarah memperkirakan bahwa kaum Mesir kuno sudah menambang emerald sejak 3500 SM dan terdapat juga adanya bukti adanya aktifitas penambangan di Benua Eropa tengah disekitar tahun 500 SM sampai 400 M. konsentrasi penambangan terbesar pada masa itu adalah di Mesir (egypt) sampai abad ke 16, setelah akhirnya penjelajah dari Spanyol menemukan pertambangan yang terbengkalai (oleh suku inca) di Amerika selatan di sebuah daerah yang disebut Kolombia, dan sampai saat ini Kolombia masih tetap sebagai negara penghasil emerald yang terbaik didunia.

Sampai hari ini, emerald adalah permata terbaik dari seluruh permata yang berwarna hijau, fakta bahwa Amerika serikat mengimport emerald dengan nilai yang lebih tinggi dari batu permata lainnya. Bahkan beberapa emerald (kualitas terbaik) bisa menyamai dan melampaui harga berlian. Di tahun 90an sebuah emerald seberat 5.16 carat, berwarna “slightly bluish green”, terjual hampir dua kali dari nilai per-caratnya sebuah berlian seberat 5.04 carat, D-color, dengan tingkat kebersihan “Internally flawless”. Emerald ini dinilai tinggi tentu dikarenakan keindahan warna hijaunya dan tingkat kebersihannya.

Kolombia adalah konsentrasi terbaik hingga saat ini, tambang-tambangnya mampu menghasilkan seluruh tingkat (kelas) emerald. Muzo, Chivor, dan Coscuez mampu menghasilkan dan menyanggupi permintaan dunia akan kualitas emerald yang terbaik dan dalam jumlah yang cukup signifikan.

Kolombia, Zambia, Brazil, dan Zimbabwe adalah negara-negara yang menyuplai emerald dengan konsisten dan besar kuantitasnya untuk pangsa pasar internasional. Afghanistan, Australia, India, Madagaskar, Pakistan, Rusia, dan Tanzania tidak begitu konsisten sehingga tidak terlalu berpengaruh dalam pasar internasional.

Terima kasih
Jesse Taslim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.