Treatment Polymer di Turquoise

Turquoise memang biasanya lahir dengan ‘rapuh’ dalam bentuk ‘nugget’ dengan pori-pori yang besar dan dengan tingkat kilau (lustre) di permukaan yang rendah. Untuk meningkatkan kestabilan, kekuatan (toughness) dan tingkat kemilau (lustre), maka treatment polymer impregnation biasa dilakukan. Sekitar 95% Turquoise yang beredar di dunia sudah melalui treatment ini sehingga bersifat common (lumrah) dan memang dilakukan … Continue reading Treatment Polymer di Turquoise

Bulu Macan Surabaya (Natural Basaltic Glass)

Basaltic Glass yang memiliki properti di refraktif indeks 1.55 +/- dengan berat jenis 2.60+/- dan kekerasan di 5.5 mohs scale ternyata tidak hanya terdapat di daerah Lumajang. Kota yang yang dikenal dengan sebutan kota pahlawan yaitu Surabaya ternyata juga memiliki konsentrasi deposit Basaltic Glass dan mereka memberikannya julukan “Bulu Macan Surabaya” yang disingkat menjadi BMS. … Continue reading Bulu Macan Surabaya (Natural Basaltic Glass)

Lukisan Manusia di Batu Mulia

Batu Mulia yang dapat menghadirkan sebuah gambar cukup diminati dunia sehingga dapat menjadikan sebuah peluang bagi seorang ‘seniman’ yang memiliki imajinasi tinggi untuk menciptakan dan menyempurnakan sebuah gambar di batumulia khususnya Agate maupun Jasper. Metode yang biasanya dilakukan adalah dengan penambahan warna (dyed), bisa juga dengan mengukir/mengikis lalu menambalnya dengan material yang diinginkan, dan disertai … Continue reading Lukisan Manusia di Batu Mulia

kontes batumulia di Indonesia

Kontes batumulia mungkin tidak jauh berbeda dengan kontes burung, ikan maupun kontes lainnya. Tapi kontes terakhir yang kudatangi (juga tidak berbeda dengan kontes kontes yang kudatangi sebelumnya), mengingatkan kepada sebuah game yang paling kugemari, yaitu Sam kok atau dengan nama lainnya Romance of three kingdom (strategy/RPG). Tidak berbeda dengan gamenya, dikontes juga bertebaran jendral-jendral seperti … Continue reading kontes batumulia di Indonesia

Obsidian

Obsidian adalah batuan beku yang terbentuk ketika material batuan yang mencair lalu mendingin dengan sangat cepat, sehingga atom tidak dapat mengaturnya untuk menjadi kristal yang berstruktur. Ini adalah bahan yang amorf (tidak memiliki struktur kristal) dan dikenal dengan sebutan ‘Mineraloid”. Hasilnya adalah kaca vulkanik ¬†bertekstur halus yang berseragam ¬†dengan karakter pemecahan fraktur conchoidal. Obsidian dapat … Continue reading Obsidian